Liverpool Punya Banyak Peluang, Imbang Tak Terlalu Menyenangkan Buat Klopp

Liverpool harus puas bermain imbang 3-3 meski tampil lebih mengancam di markas Arsenal. Juergen Klopp mengakui timnya boros peluang.

Bertandang ke Emirates Stadium, Sabtu (23/12/2017) dinihari WIB, Liverpool terlihat akan nyaman mengontrol pertandingan. Gol Philippe Coutinho di menit ke-26 digandakan Mohamed Salah pada menit ke-52, membuat mereka sempat unggul 2-0.

Tapi kemudian serangkaian kesalahan pertahanan membuat Liverpool kebobolan hanya dalam tempo lima menit. Alexis Sanchez, Granit Xhaka, dan Mesut Oezil berturut-turut menjebol gawang Simon Mignolet pada menit ke-53, 56, dan 58.

Roberto Firmino lantas menyelamatkan satu poin untuk Liverpool di menit ke-71.

Secara permainan, Liverpool punya lebih banyak peluang sepanjang 90 menit. Sembilan tembakan tepat target dicatatkan skuat besutan Klopp itu, sementara Arsenal punya empat seperti dicatat whoscored.

Di babak pertama, Liverpool mendapatkan sejumlah situasi bagus yang gagal dimaksimalkan. Misalnya ketika Salah gagal menaklukkan Petr Cech dalam situasi satu lawan satu, tendangan salto Sadio Mane yang melambung menghadapi gawang kosong, atau sundulan Firmino dalam posisi bebas yang cuma melebar tipis.

Klopp menilai, dengan peluang-peluang tersebut, Liverpool seharusnya bisa unggul telak di babak pertama. Kemenangan boleh jadi bakal lebih terbuka dengan situasi itu, sehingga hasil akhir 3-3 pun jadi terasa aneh untuk Klopp.

“Sulit dijelaskan. Kami seharusnya sudah unggul tiga, empat, bahkan lima-nol sebelum kami lengah mengantisipasi sebuah umpan silang (gol Sanchez). Ini rasanya sangat aneh,” ungkapnya dikutip BBC.

“Satu poin di Arsenal itu sebuah hasil bagus untuk kebanyakan tim di dunia, tapi sekarang ini rasanya tak terlalu bagus. Kedua tim membuat kesalahan di pertandingan, tapi sepertinya tidak mungkin menang 6-3 atau semacam itu di Arsenal.”

“Kami tak memaksimalkan semua peluang kami, tapi tiga gol seharusnya cukup. Arsenal tak berada dalam pertandingan kecuali 10 menit (saat mencetak gol),” tandas manajer asal Jerman ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *