Tampil Gemilang di Liga Inggris Musim 2017-2018, Desailly: Man City Bisa Terpuruk Layaknya Napoli

Mantan pemain Chelsea, Marcel Desailly, mengomentari perfoma apik yang diberikan Manchester City sepanjang gelaran Liga Inggris musim 2017-2018. Pasalnya, klub besutan Josep Guardiola tersebut sukses meraih 16 kemenangan dalam 17 pertandingan sejauh musim ini.

Keberhasilan mantan pelatih Bayern tersebut dalam membina pasukan Etihad Stadium tersebut memang tidak dapat dipungkiri lagi. Pelatih berkepala pelontos tersebut berhasil meningkatkan semangat tarung anak didiknya dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim 2017-2018.

Saat ini The Citizens –julukan Manchester City- sukses meraup 49 poin dan memuncaki papan klasemen sementara Liga Inggris. Mereka unggul 11 poin dari Manchester United yang menduduki posisi kedua dengan 38 poin.

Kemenangan akbar yang diperoleh Man City kala menumbangkan anak asuh Jose Mourinho dengan skor 2-1 kian mengukuhkan mereka di posisi puncak dalam kompetisi. Gol yang diciptakan Marcus Rashford pada menit 45+2 berhasil dibalas dengan dua gol yang dilesakkan Man City pada menit 43 dan 54 lewat eksekusi cantik David Silva dan Nicolas Otamendi.

Namun Desailly percaya kemungkinan besar nasib Man City bisa saja seperti Napoli yang tampil enerjik di awal pertandingan, namun melempem di pertengahan musim. Hal tersebut tentunya akan dimanfaatkan oleh para tim papan atas lainnya untuk mengejar ketertinggalan dalam memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini.

“Dari apa yang saya lihat, saya pikir Manchester City memiliki sesuatu yang lebih dari tim lain di Eropa saat ini. Terbukti dengan keunggulan 11 poin yang berhasil mereka raih saat ini. Mungkin dominasi mereka sekarang tidak akan sama di Februari,” ungkap Desailly, menyadur dari Goal, Kamis (14/12/2017).

“Napoli memperoleh hasil yang sama seperti Manchester City pada awal musim ini. Tapi sejak saat itu mereka turun secara fisik dan kemudian menjatuhkan poin. jadi menurut saya semua orang berharap City menjatuhkan poin mereka dan tampil tidak memuaskan di setiap pertandingan,” lanjutnya.

“Musim lalu adalah musim terbaik bagi Chelsea untuk memenangkan gelar Liga Inggris, pasalnya City tidak begitu bagus karena mereka belum siap dengan filosofi yang diterapkan pelatih Guardiola. Manchester United tidak memiliki semua pemain terbaik, Tottenham tidak memuliki cukup mental kemenangan, sementara Arsenal memiliki banyak masalah selama musim ini,” tuntasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *