Diteror Ultras AC Milan Sebelum Coppa Italia, Donnarumma Menangis

Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, sempat menangis sebelum AC Milan menghadapi Verona pada babak 16 besar Coppa Italia di San Siro, Kamis dinihari, 14 Desember 2017, WIB. Ia menjadi sasaran teror dan pelecehan suporter garis keras klub itu.

Donnarumma, 18 tahun, diteror suporter sebelum pertandingan dimulai. Ia disoraki, juga disambut dengan bentangan spanduk “Kesabaran kami telah habis”. Kiper muda itu sempat menangis dan segera ditenangkan kapten Milan, Leonardo Bonucci.

Aksi ultras Milan itu tak lepas dari munculnya laporan bahwa agen Donnarumma, Mino Raiola, akan berusaha membatalkan perpanjangan kontrak dengan klub Italia itu.

Meski mendapat pukulan sebelum laga, Donnarumma tampil bagus dalam pertandingan itu. Ia memastikan timnya tak kebobolan dan bisa menang 3-0 berkat gol Suso, Alessio Romagnoli, dan Patrick Cutrone.

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengakui kipernya itu cukup terguncang sebelum laga. “Dia anak berusia 18 tahun, tentu saja dia terguncang,” kata Gattuso kepada Rai Sport. “Saya hanya bisa berterima kasih atas apa yang dia lakukan. Untuk seusianya, dia adalah kiper terbaik di dunia saat ini.”

Gattuso senang karena Donnarumma tetap mampu tampil solid meski dengan suasana hati yang buruk. “Anda bisa tahu dari wajahnya bahwa dia tidak bahagia, tapi saya melihat seorang atlet hebat dan anak hebat. Dia akan mendapatkan perlindungan dari saya,” ujarnya.

Kemenangan atas Verona membuat AC Milan akan menghadapi Inter Milan di perempat final Coppa Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *