Susah Payah ke Perempat Final, Spalletti Akui Inter Main Buruk

Bermain dengan menurunkan tim lapis kedua, Inter Milan susah payah menyingkirkan tim kasta ketiga di Italia, Pordenone, di babak 16 besar Coppa Italia, Rabu (13/12).  Tiket ke perempat final dipastikan Inter setelah dipaksa melakoni adu penalti yang berakhir dengan kemenangan 5-4.

Kecemasan sempat melanda Inter ketika tertinggal 2-3 dalam adu penalti. Namun kemudian mampu membalikkan keadaan dan gol Yuto Nagatomo jadi penentu kemenangan.

Pelatih Luciano Spalletti mengakui timnya harus berjuang ekstra di pertandingan ini karena bermain di bawah penampilan terbaiknya.

“Para pemain yang jarang dimainkan mendapatkan kesulitan di pertandingan ini karena Pordenone memiliki kualitas di tengah lapangan. Perbedaan (kualitas) ada di lapangan dan mungkin saya tidak melakukan pekerjaan dengan baik karena kami berada di bawah potensi kami,” ujar Spalletti.

“Kami tidak bisa mengendalikan bola untuk dimainkan, dan kami mendapat tantantan. Saya telah mengalami situasi mereka berkali-kali dan saya tahu efek psikologis yang dimilikinya,” lanjutnya.

Dengan kemenangan susah payah ini, pasukan Luciano Spalletti berhak melenggang ke babak perempat-final Coppa Italia.

“Itu adalah laga yang sangat sulit, bola menjadi berat untuk semua pemain saat harus melalui adu penalti. Saya mengucapkan selamat kepada para pemain karena mereka pantas mendapatkannya. Pordenone pantas mendapatkannya jika mereka berhasil lolos,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *