Antonio Conte Lebih Fokus Jaga Peluang Chelsea di Liga Inggris ketimbang Pikirkan Barcelona

Chelsea akan menghadapi lawan berat di babak 16 besar Liga Champions 2017-2018 yakni Barcelona. Kedua tim akan saling bentrok di Stamford Bridge, markas Chelsea, di leg I pada 21 Februari 2018 dini hari WIB. Chelsea memang bertindak sebagai tuan rumah karena ia keluar sebagai runner-up di Grup C.

Perjumpaan kedua tim memang bukan yang pertama karena Chelsea kontra Barcelona telah sempat terjadi di tiga tahun berbeda sebelum musim ini. Perjumpaan pertama mereka terjadi di babak 16 besar musim 2004-2005. Saat itu, Chelsea sukses menyikirkan Barcelona dengan skor agregat 5-4.

Semusim kemudian, kedua tim kembali bertemu di babak yang sama. Kali ini, Barca yang sukses menyingkirkan Chelsea dengan keunggulan agregat 3-2. Lalu pada 2008-2009, Barcelona kembali mengulang hasil gemilang tersebut. Tim raksasa asal Catalunya itu sukses menyingkirkan London Biru dengan unggul agresivitas gol tandang.

Meski akan menghadapi lawan yang terbilang berat, manajer Chelsea, Antonio Conte, mengaku tak ingin memikirkan strategi timnya untuk hadapi Blaugrana –julukan Barcelona. Menurut Conte, ia ingin memikirkan peluang The Blues –julukan Chelsea– untuk bisa bertahan di posisi empat besar di mana mereka akan lolos secara otomatis ke Liga Champions musim 2018-2019.

Maklum saja, Chelsea saat ini berada di posisi tiga pada klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 32 angka. Raihan poin itu masih berjarak tiga poin dari Manchester United yang kini berada di urutan kedua dan hanya unggul dua angka dari Liverpool yang menguntit mereka dari tangga keempat.

“Saya pikir prioritas kami hanya ada di liga. Kami harus mencoba untuk bertahan dan mencoba memperjuangkan tempat di Liga Champions (di musim 2018-2019). Itu harus menjadi prioritas kami saat ini,” ujar Conte, mengutip dari Soccerway, Selasa (12/12/2017).

“Kalau begitu saat akan bermain melawan Barcelona, kami akan mulai memikirkan pertandingan melawan Barcelona. Kami harus sangat realistis untuk memahami bahwa liga ini sangat berbahaya. Kami harus bermain dengan konsentrasi penuh,” tukas pelatih berusia 48 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *