5 Pemain yang Seharusnya Tak Dijual Ferguson di Man United, Nomor 1 Top Skor Madrid

SIR Alex Ferguson meraih kesuksesan dalam statusnya sebagai pelatih Manchester United. Selama 27 tahun (1986-2013) menangani The Red Devils –julukan Man United, Ferguson memberikan 38 trofi bagi publik stadion Old Trafford.

Selama menangani Man United, Fergie –sapaan akrab Ferguson– melatih banyak pemain. Di setiap bursa transfer, juru taktik berpaspor Skotlandia itu selalu mendatangkan pemain anyar dengan harapan dapat meningkatkan kualitas tim.

Akan tetapi tak jarang, Fergie melepas sang pemain di bursa transfer. Bahkan terkadang, pemain yang dijual berstatus bintang. Alhasil, performa Man United pun sempat mengalami penurunan.

Berikut 5 pemain yang seharusnya tak dijual Ferguson di Man United, mengutip dari Sportskeeda:

5. Jaap Stam

Stam didatangkan Man United dari PSV Eindhoven pada musim panas 1998. Pesepakbola berpaspor Belanda itu jadi andalan Setan Merah saat meraih treble winner pada 1998-1999 (Liga Inggris, Liga Champions dan Piala FA).

Namun, Stam dan Fergie bertengkar. Pada medio 2001, Stam mengeluarkan autobiografi. Dalam autobiografi itu, Stam menyebut Fergie melakukan tindakan illegal saat mendatangkannya dari PSV pada musim panas 1998.

Fergie yang murka pun menjual bek berkepala plontos itu ke Lazio pada musim panas 2001 seharga 16,5 juta pounds atau sekira Rp300 miliar. Dilepasnya Stam sempat membuat Man United gagal menjuarai Liga Inggris 2001-2002, kompetisi yang pada tiga musim sebelumnya selalu mereka menangi.

4. Gerard Pique

Pique digaet Man United pada musim panas 2004 dari tim junior Barcelona. Akan tetapi, bek berpaspor Spanyol itu terus-menerus berada di bangku cadangan karena harus rela melihat kedigdayaan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic di jantung pertahanan Setan Merah.

Alhasil, Pique dijual ke Barcelona pada musim panas 2008 senilai 5 juta euro (Rp80 miliar). Ironisnya, Pique bersinar bersama Barcelona dengan memenangi enam trofi Liga Spanyol dan tiga gelar Liga Champions. Sementara itu, Man United belum menemukan bek tangguh selepas ditinggal Ferdinand dan Vidic.

3. David Beckham

Beckham merupakan pemain jebolan akademi dan naik ke tim senior pada 1994. Melepaskan umpan silang dan mengeksekusi tendangan bebas adalah kelebihan dari suami Victoria Adams itu. Akan tetapi, efek pernikahan dengan Victoria membuat kehidupan Beckham menjadi glamor dan itu tidak disukai Fergie.

Hidup yang mewah membuat performa Beckham menurun. Hal itu membuat Fergie murka dan menendang sepatu yang melukai pelipis Beckham, setelah Man United kalah 0-2 dari Arsenal di babak V Piala FA 2002-2003.

Singkat kata, Beckham yang memenangi enam trofi Liga Inggris bersama Man United dilego ke Real Madrid panas musim panas 2003 seharga 37,5 juta euro atau sekira Rp603 miliar. Dijualnya Beckham membuat branding global Man United menurun. Sementara di sisi lain, hadirnya Beckham membaut branding Madrid menguat dan menggeser Man United sebagai klub terkaya di dunia saat itu.

2. Paul Pogba

Pogba digaet pada musim panas 2009. Namun, selama tiga musim berada di Stadion Old Trafford, II Polpo –julukan Pogba– hanya tiga kali mentas. Alhasil pada musim panas 2012, gelandang berpaspor Prancis itu memutuskan melanjutkan karier bersama Juventus dengan status bebas transfer.

Hebatnya, Pogba bersinar bersama Juventus. Dari 178 penampilan, gelandang yang kini berusia 24 tahun mengemas 34 gol dan 43 assist, serta meraih empat trofi Liga Italia.

Pencapaian di atas membuat Man United harus menjilat ludah mereka sendiri. Pada bursa transfer musim panas 2016, Man United memboyong Pogba dari Juventus seharga 105 juta euro atau sekira Rp1,69 triliun. Sekadar diketahui, nominal itu sempat membuat Pogba tercatat sebagai pemain termahal dunia.

1. Cristiano Ronaldo

Tidak ada yang menyangka, remaja yang didatangkan Man United di usia 18 tahun pada 2003, kini menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia. Selama membela Man United (2003-2009), Ronaldo mencetak 118 gol dari 261 penampilan.

Bahkan ia mencetak gol saat Man United mengalahkan Chelsea di final Liga Champions 2007-2008. Pencapaian di atas membuat kapten Timnas Portugal itu dibeli Madrid pada musim panas 2009 dengan nominal 80 juta pounds (Rp1,45 trililiun). Hal itu sempat membuat Ronaldo tercatat sebagai pemain termahal dunia.

Bersama Madrid, Ronaldo kini tercatat sebagai pengoleksi gol terbanyak sepanjang masa dengan raihan 417 gol dari 411 penampilan. Sementara di level kolektif, ia memberikan dua trofi Liga Spanyol dan tiga gelar Liga Champions bagi publik Santiago Bernabeu. Sekadar diketahui, semenjak ditinggalkan Ronaldo, Man United tak pernah lagi menjuarai Liga Champions.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *