Manchester United Dicibir Bermental Medioker, Benarkah?

Pelatih Jose Mourinho harus bisa membuktikan jika Manchester United (MU) bukan tim mental medioker. Sindiran muncul karena dari sembilan laga awal Liga Primer, MU hanya meraih kemenangan saat melawan tim bawah atau papan tengah.

Sementara menghadapi anggota big six, seperti Liverpool, Setan Merah hanya mampu bermain imbang. Itu pun diraih dengan strategi “parkir bus”, hanya satu tembakan tepat sasaran ke gawang dan membiarkan Liverpool mendominasi jalannya pertandingan.

Nah, Sabtu (28/10/2017) malam nanti, MU akan dikunjungi Tottenham Hotspur di Stadion Old Trafford. Melawan Tottenham, Mou diharapkan memberikan jamuan istimewa dan memberikan suguhan menarik di depan pendukung sendiri. Mou ditantang membuat timnya berani bermain terbuka, menyerang, dan tidak sekadar menunggu untuk melakukan serangan balik.

Mourinho harus menunjukkan jika MU bukan lagi tim dengan mental medioker dan bisa melewati masa sulit di dua laga terakhir Liga Primer. Apalagi, gelandang MU Ander Herrera mengatakan sebuah tim pasti memiliki periode sulit dalam satu dua pertandingan, seperti yang dialami MU saat bermain imbang melawan Liverpool dan dikalahkan Huddersfield.

“Sekarang kami berada dalam perasaan bagus dan mulai berpikir ke depan. Kami akan coba menang melawan Tottenham meski ini bukan pertandingan mudah, tapi kami harus menang,” tandas Herrera dikutip dari situs manutd.com.

Di Old Trafford, MU memiliki sejarah bagus. Dalam tiga pertemuan terakhir, Antonio Valencia dkk bisa mengalahkan anak asuh Mauricio Pochettino tanpa kebobolan. Kandang MU juga hantu untuk Tottenham karena telah menelan 20 kekalahan dari 25 kali perjalanan Old Trafford. MU juga hanya empat kali kalah dari 32 pertemuan melawan Tottenham, 20 menang, 8 imbang.

“Mencetak gol terlebih dulu akan sangat penting. Setelah itu, mendominasi permainan, menguasai bola dan memiliki penguasaan lebih banyak, karena itu juga akan sangat penting,” tutur penjaga gawang MU David de Gea.

Masalahnya, Mourinho dipastikan belum bisa menurunkan Michael Carrick, Paul Pogba, Marouane Fellaini, Marcos Rojo, dan Zlatan Ibrahimovic. Sementara Marcus Rashford masih belum dipastikan setelah ditarik keluar saat mengalahkan Swansea City di Piala Liga, Kamis (26/10).

Namun, besar kemungkinan pelatih asal Portugal itu sudah bisa menggunakan jasa center bek Eric Bailly dan Phil Jones. Adapun Tottenham masih harus menunggu kondisi pencetak gol terbaik mereka, Harry Kane, yang mengalami cedera saat melawan Liverpool. Kabar santer menyebutkan, tim medis sedang berusaha membuat Kane bisa tampil menghadapi Setan Merah, meski tidak full 90 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *