Soal Transfer Adrien Silva, Leicester City Batal Ajukan Banding ke CAS

Leicester City telah memutuskan untuk tidak mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait keputusan FIFA yang menolak mengizinkan perpindahan Adrien Silva. Keputusan ini diambil setelah Federasi Sepak Bola Dunia menyatakan bahwa proses kepindahan sang pemain tidak akan berjalan cepat sesuai keinginan klub.

Proses perpindahan Silva ke Leicester City sejak awal sudah menuai polemik setelah adanya kesalahan administrasi. Saat itu FIFA mengklaim berkas perpindahan sang pemain baru diterima beberapa saat atau 14 detik setelah batas akhir pendaftaran berakhir. Akibatnya, FIFA menolak untuk menyetujui transfer sebesar 22 juta poundsterling yang diajukan The Foxes.

Bagaimanapun Leicester bisa memastikan bahwa administrasi tersebut diajukan tepat waktu dan klub mengatakan bahwa mereka memiliki bukti untuk mendukung klaim ini. Pejabat dan tim hukum Leicester telah meminta untuk mengajukan banding ke CAS untuk mendapatkan izin agar Silva bisa segera bermain tanpa harus menunggu hingga bursa transfer musim dingin (Januari) dibuka.

Tapi FIFA telah mengeluarkan pernyataan yang membuat Leicester akhirnya memutuskan untuk menarik rencana mereka. Pernyataan yang dimaksud tersebut bahwa jika mereka memenangkan banding itu, maka FIFA tidak bisa menjamin proses perpindahan akan berlangsung cepat.

“Kami memiliki niat untuk mengajukan permohonan ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) agar prosesnya dipercepat dan masalah dapat diselesaikan secepat mungkin. Namun telah dijelaskan kepada kami bahwa FIFA tidak akan mendukung proses percepatan tersebut,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan klub, Rabu (25/10/2017).

“Rasa frustrasi kami atas penolakan jelas membuat kami merasa kecewa. Karena kondisi klub sekarang pada dasarnya tidak berdaya untuk terus menantang keputusan tersebut. Kami akan mendukung Adrien dalam setiap permintaan pribadi yang ingin dia lakukan. Kami bermaksud mendaftarkan Adrien pada kesempatan paling awal. Sementara itu, dia akan tetap di bawah perawatan kami, berlatih dengan tim di bawah pengawasan staf pembinaan, medis dan olahraga sains kami,” tambah pernyataan tersebut.