Batshuayi Rajin Bikin Gol, Sandang Status Top Skor Klub Chelsea

Jangan lagi menyebut nama Alvaro Morata sebagai pencetak gol terbanyak di Chelsea, ada baiknya cari data lebih teliti. Sebab, dari tiga ajang yang diikuti Chelsea, Michy Batshuayi adalah top skor klub dengan delapan gol yang sudah dilesakkan di semua kompetisi The Blues.

Morata baru tujuh gol. Rinciannya, dua gol di ajang Liga Champions dan Liga Primer, tiga lagi diciptakan ketika memperkuat Chelsea melawan Nottingham Forrest (Piala Liga). Sementara Morata membuat 6 gol pada Liga Primer dan 1 pada Liga Champions.

Produktivitas tersebut membuat Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak mungkin lagi mengabaikan striker asal Belgia tersebut. “Saya pikir Batshuayi sedang membaik,” kata Conte. “Dia bekerja sangat baik dan mengerti sepak bola ini dan tahu apa yang saya inginkan darinya. Dia semakin membaik,” kata Conte setelah timnya mengalahkan Everton 21 di ajang Piala Liga, Kamis (26/10/2017).

Pada Liga Primer striker berusia 24 tahun tersebut hanya 2 kesempatan menjadi starter dan 4 kali sebagai pemain pengganti. Dua golnya diciptakan saat Chelsea melakukan comeback luar biasa melawan Watford untuk mencatatkan kemenangan 42.

Didatangkan dari Olympique de Marseille dengan banderol 39 juta poundsterling, musim lalu, Batshuayi gagal bersaing dengan Diego Costa. Sepanjang musim 2016/2017 dia hanya sekali menjadi starter, sedangkan 20 kesempatan menjadi pengganti. Hasilnya, dia mencetak lima gol, termasuk gol tunggal ke gawang West Bromwich Albion yang membuat The Blues memastikan gelar juara di bawah Conte.

Namun, kontribusi itu tetap tak membuat Conte memberikan dia kesempatan menjadi starter setelah manajemen mendatangkan Morata. “Musim lalu sangat sulit baginya, tapi itu juga sulit bagi saya. Sekarang saya pikir dia sudah siap memulai, dia siap tampil selama pertandingan dan memiliki dampak baik,” tutur pelatih asal Italia tersebut.

Chelsea memastikan satu tempat ke perempatfinal Piala Liga setelah mengalahkan Everton 21. Kemenangan Chelsea ditentukan oleh gol Antonio Rudiger pada menit ke26 Willian (90 2). Sementara Everton memperkecil agregat lewat Dominic Calvert pada menit ke90 4.