Jarang Mainkan Lacazette Selama 90 Menit, Ini Dalih Wenger

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, akhirnya membeberkan alasan mengapa dirinya jarang memainkan penyerang anyarnya, Alexandre Lacazette, selama 90 menit. Ia beralasan bahwa ketahanan tubuh Lacazette sejauh ini masih belum benar-benar bisa beradaptasi dengan iklim di Liga Inggris.

Sebagaimana diketahui, Arsenal resmi memboyong Lacazette dari Olympique Lyonnais pada bursa transfer musim panas 2017. Tidak tanggung-tanggung, Arsenal merekrut Lacazette dengan nominal mencapai 47 juta pounds atau sekira Rp844 miliar.

Namun performa Lacazette bersama Arsenal sejauh ini belum benar-benar sesuai ekspektasi. Salah satu penyebab belum mampunya Lacazette menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal, lantaran dirinya nyaris tak pernah tampil penuh dalam sebuah laga di Liga Inggris musim ini.

“Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa Anda mengganti penyerang Anda lebih sering ketimbang para bek, karena mereka harus menciptakan peluang, memprovokasi dan menjadi tajam,” ucap Wenger, seperti disadur dari BBC Sport, Rabu (29/11/2017).

“Namun saya rasa ia telah beradaptasi secara fisik dengan Liga Inggris dan saya sangat senang dengan dirinya. Saya juga melakukannya (mengganti Lacazette), karena saya punya pilihan di bangku cadangan yang kondisinya masih bugar dan bisa memberi kami variasi lain dalam serangan,” lanjutnya.

“Secara fisik, kompetisi di sini (Liga Inggris) memang benar-benar sangat menuntut dan menuntut kerja keras jika dibandingkan kompetisi lainnya. Jika Anda melihat tim lain mereka juga mengganti penyerang setelah menit 70 atau 80.”

“Sebab terkadang mereka (para penyerang) bekerja sendirian melawan dua hingga tiga orang pemain lawan. Di lini serang Anda memprovokasi, dan di belakang menanggapinya, dan aksi itu (memprovokasi) lebih sulit, lebih menuntut,” tuntas manajer berkebangsaan Prancis tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *