Bosan Dicampakkan, De Bruyne Pilih Berpisah dengan Chelsea

Bintang Manchester City, Kevin de Bruyne, mengatakan sistem peminjaman pemain di Chelsea merupakan salah satu alasan mengapa ia meninggalkan The Blues di Januari 2014 dan bergabung dengan Wolfsburg.

Pemain Belgia mulanya bergabung dengan The Blues di Januari 2012, namun terus bertahan bersama Genk hingga akhir musim. Ia kemudian dipinjamkan ke Werder Bremen di musim berikutnya, dan tampil apik di Bundesliga.

Setelah sejumlah penampilan impresif di Wolfsburg setelah meninggalkan Chelsea, De Bruyne kembali ke Inggris via Manchester City. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia di bawah asuhan Josep Guardiola.

De Bruyne mengatakan di Sportsmole: “Setelah semua pengalaman itu, saya lebih suka dijual.”

Kevin De Bruyne

“Jika tidak, saya akan kembali mengalami situasi yang sama: bermain bagus sebagai pemain pinjaman, kembali ke klub pemilik,dan kemudian, merasa seperti pemain muda yang masih harus membuktikan kemampuan.”

“Saya tak ingin mengalami itu tiga kali beruntun. Katakan saja saya bermain bagus di Wolfsburg, dan saya akan bermain bagus di Piala Dunia dan saya akan kembali ke Chelsea dengan status yang sama seperti sebelumnya.”

“Saya tak menyukai itu. Saya memutuskan pergi secara permanen. Chelsea ingin saya bertahan, namun saya merasa mereka takkan memberikan kesempatan yang adil. Itulah saya ingin pergi ke klub yang bersedia menebus bandrol Chelsea.”