Meski Ngaku Sudah Berdamai, Hubungan Cavani-Neymar Masih Panas

Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, mengatakan pertikaian yang melibatkannya dengan sang rekan setim, Neymar Jr, telah berakhir. El Matador –julukan Cavani– menyebut segalanya sudah diselesaikan secara baik-baik di ruang ganti.

“Semua sudah terselesaikan di ruang ganti. Semuanya sudah tenang sekarang. Terpenting kami semua berjuang untuk sama-sama mencetak gol,” kata Cavani mengutip dari Marca, Rabu (4/10/2017).

Cavani dan Neymar dua kali terlibat perebutan bola saat PSG menjamu Olympique Lyon di Liga Prancis pada 17 September 2017. Situasi pertama terjadi saat keduanya berebut mengambil tendangan bebas. Neymar akhirnya mengeksekusi sepakan bebas setelah Dani Alves menutup-nutupi Cavani.

Sementara di perebutan kedua giliran Cavani yang menang. Setelah berdebat cukup alot dengan Neymar, Cavani mengeksekusi penalti meski si kulit bulat gagal bersarang ke gawang Lyon.

Usai pertikaian tersebut, hubungan Cavani dan Neymar sempat memanas. Neymar disebut-sebut meminta manajemen Les Parisiens –julukan PSG– untuk menjual Cavani pada bursa transfer musim dingin 2018.

Namun, hubungan keduanya mulai cair saat PSG mengalahkan Bayern Munich 3-0 di Liga Champions tengah pekan lalu. Ketika mencetak gol, keduanya selalu berpelukan. Hal yang sama juga berlaku akhir pekan lalu saat tim asuhan Unai Emery itu menang 6-2 atas Bordeaux.

Gol kedua PSG yang dicetak Cavani merupakan assist Neymar. Namun, hubungan Cavani-Neymar disinyalir belum sepenuhnya pulih. Di menit 40 laga kontra Bordeaux, PSG mendapat penalti dan Neymar ditunjuk sebagai eksekutor.

Tanpa ampun Neymar menaklukkan kiper Bordeaux, Benoit Costil. Meski ikut merayakan gol Neymar, terlihat raut wajah Cavani agak kesal. Hal itu menunjukkan Cavani tidak rela status penendang penalti pertama miliknya diambil alih Neymar.