Boateng Akan Tampil Bela Jerman Setelah Setahun Absen

Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew, mengungkapkan rencananya untuk memberi kesempatan kepada bek Jerome Boateng kembali membela negaranya setelah hampir setahun absen. Boateng akan tampil saat melawan Irlandia Utara, Kamis (5/10).

Boateng hanya terlibat dalam dua pertandingan sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2018. Laga terakhirnya berkostum “Die Manschafft” terjadi saat melawan Irlandia Utara, 11 Oktober tahun lalu.

Namun Jerman tetap tangguh meski pemain berdarah Ghana ini absen. Pasukan Loew pun hanya butuh satu poin di Belfast untuk memastikan diri meraih tiket ke Rusia sebagai juara Grup C. Dalam delapan pertandingan yang sudah mereka lewati, Jerman selalu menang.

Loew mengaku dirinya tetap senang bek andalannya bisa kembali tampil. Dia juga tak melihat pengaruh negatif dalam diri Boateng menyusul didepaknya Carlo Ancelotti sebagai pelatih Bayern Muenchen.

“Saya belum banyak melakukan pembicaraan individu namun saya merasakan semangat para pemain. Saya tidak menemukan kegugupan atau tekanan dalam diri para pemain Bayern Muenchen,” tuturnya.

“Saya sudah berbicara dengan beberapa pemain sebelumnya. Jerome Boateng sangat senang bisa kembali setelah hampis setahun absen namun saya mengesampingkan bahasan soal Bayern dalam pembicaraan ini,” kata Loew yang sukses memawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014.

“Kami menunggu saat latihan besok (Kamis) namun Jerome sudah memberikan sinyal bahwa dirinya dalam kondisi baik-baik saja. Setelah absen lama seorang pemain memang harus berhati-hati namun saya berencana menurunkannya sejak awal dalam laga nanti (melawan Irlandia Utara),” papar Loew.

Loew juga secara khusus memuji Leroy Sane yang menurutnya berkembang sangat pesat sejak pindah dari Schalke ke Manchester City tahun lalu.

“Saya berada di Manchester pekan lalu dan melihat pertandingan melawan Crystal Palace (Manchester City menang 5-0),” ujar Loew. “Leroy Sane bermain sangat efisien dan berkembang sangat pesat,” kata mantan asisten pelatih Timnas Jerman di era Juergen Klinsmann ini.