Ternyata, PSG Terancam Diusir dari Liga Champions

UEFA mengancam mengeluarkan Paris Saint-Germaindari Liga Champions andai gagal mengikuti aturan Financial Fair Play. Akibatnya, PSG harus menjual setidaknya delapan pemain.

Induk sepak bola Eropa itu mengeluarkan ancaman setelah menerima protes resmi dari klub elite Benua Biru seperti Bayern Muenchen, Juventus dan Real Madrid.

El Pais melaporkan tiga raksasa Eropa itu menduga PSG gagal mengikuti aturan FFP, di mana klub harus bisa membuktikan keseimbangan keuangan. UEFA menerima keluhan dan memutuskan memberikan peringatan keras buat PSG, terusir dari Liga Champions 2018-2019.

Tudingan Muenchen, Madrid dan Juventus itu muncul setelah PSG memecahkan rekor tak masuk akal, membeli Neymar seharga EUR 222 juta atau Rp 3,5 triliun dari Barcelona. Itu belum termasuk akal-akalan PSG meminjam Kylian Mbappe dari AS Monaco. Meski sudah berkilah, PSG tak bisa mengelak lagi dari peringatan keras UEFA.

Pemilik PSG Nasser Al-Khelaifi langsung bereaksi. Dia meminta bawahannya menghubungi agen dari delapan pemain yang dianggap bisa segera pindah tangan alias dijual.

Pemain-pemain yang dimaksud adalah Angel Di Maria, Javier Pastore, Lucas Moura, Julian Draxler, Hatem Ben Arfa, Thiago Silva, Blaise Matuidi dan Serge Aurier. Dua nama terakhir sudah laris. Matuidi ke Juventus, Aurier ke Tottenham Hotspur.

Kabar ini baru terungkap setelah ruang ganti PSG memanas, usai Edinson Cavani dan Neymar berebut mengambil tendangan penalti.

El Pais menyebutkan, para pemain, khususnya nama-nama yang masih tersisa di Les Parisiens bergolak dan mengumbar rahasia tersebut ke media tertentu.