Liverpool Disingkirkan Leicester, Gara-gara Coutinho Diganti?

Liverpool tersingkir di ajang Piala Liga (EFL Cup) setelah takluk 0-2 di kandang Leicester City, Rabu dinihari. Hasil ini menandai kemunduran besar The Reds yang kembali gagal menang dalam empat laga secara beruntun.

Ada analisa kecil dari pelatih Leicester, Craig Shakespeare, soal faktor kunci kemenangan timnya. Menurutnya hal itu ada pada putusan pelatih Liverpool yang menggantikan Phillippe Coutinho di awal babak kedua.

“Kami memimpin di babak pertama dan saya lebih gembira setelah mereka menarik Coutinho di babak kedua,” kata dia. “Itu jelas salah satu kontribusi utama bagi kami di babak kedua.”

Coutinho, yang gagal direkrut Barcelona, bermain sebagai starter di laga itu. Ia digantikan Benjamin Woodburn di awal babak kedua. Setelah pemain Brasil ini keluar, Leicester pun unggul berkat gol Shinji Okazaki dan Islam Slimani.

Soal putusan menarik Coutinho, pelatih Liverpool punya alasan sendiri. Juergen Klopp mengaku sejak awal ia memang hanya akan memainkan Coutinho satu babak. “Ia butuh waktu bermain. Tapi ia sudah bermain 80 menit lebih di laga sebelumnya. Saya tak punya rencana memainkannya 60, 70, atau 80 menit,” kata dia. “45 menit adalah batasnya. Kami butuh dia fit, tapi juga tak bisa menekannya.”

Bagi Klopp, kekalahan timnya tak lepas dari kegagalan bertahan dari serangan bola mati dan lemparan ke dalam. “Cara kami kebobolan membuat saya merasa sakit. Cerita di laga ini jelas sekali, kami tampil lebih baik di babak pertama tapi gagal mencetak gol. Hal itu kadang terjadi dalam sepak bola.”

Liverpool dan Leicester akan kembali bertemu dalam lanjutan Liga Inggris pada akhir pekan ini.