Menyetir dalam Keadaan Mabuk, Rooney Dihukum

Wayne Rooney dinyatakan bersalah usai kedapatan menyetir dalam kondisi mabuk. Striker Everton itu pun dijatuhi hukuman larangan menyetir selama dua tahun.

Rooney ditangkap pada 1 September lalu karena menyetir mobil dalam keadaan mabuk. Tapi pemain berusia 31 tahun itu kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Hari Senin (18/9/2017), usai membela Everton di laga melawan Manchester United, Rooney menghadiri sidang di Pengadilan Stockport. Dalam persidangan tersebut, Rooney dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman larangan menyetir selama dua tahun.

Mantan kapten tim nasional Inggris itu juga harus bekerja tanpa bayaran selama 100 jam sebagai bagian dari hukuman kerja sosial selama 12 bulan. Kabarnya, gaji Rooney juga akan dipotong oleh Everton selama dua pekan.

Atas kejadian ini, Rooney mengaku bersalah dan meminta maaf.

“Menyusul sidang hari ini, saya ingin meminta maaf secara terbuka untuk kurangnya perhitungan saya yang tak bisa dimaafkan dalam menyetir melewati batas hukum. Itu sepenuhnya salah,” Rooney mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Sky Sports.

“Saya sudah minta maaf kepada keluarga saya, manajer, dan bos, dan semua yang ada di Everton. Sekarang saya ingin meminta maaf kepada fans dan semua orang yang sudah mendukung saya selama karier saya.”

“Tentu saya menerima vonis dan berharap saya bisa menebusnya lewat pelayanan masyarakat,” katanya.