Klopp Tak Tertekan untuk Antar Liverpool Raih Trofi

Sudah bertahuntahun Liverpool tak mengecap manisnya mengangkat trofi. Manajer Liverpool Juergen Klopp mengaku tak tertekan untuk mengakhiri puasa gelar itu.

Sejak menggantikan Brendan Rodgers di 2015, Klopp telah membawa The Reds melaju jauh di beberapa kompetisi. Tahun lalu, Liverpool ke final Liga Europa meski kalah 13 dari Sevilla dan semifinal Piala Liga Inggris walau disingkirkan Southampton dalam duel dua leg.

Sementara itu, terakhir kali Liverpool meraih gelar juara adalah saat menjuarai Piala Liga pada 2012 sedangkan trofi mayor yang terakhir didapat adalah Piala FA 2006.

Kehadiran Klopp diharapkan bisa mendongkrak kembali pamor Liverpool. Mengingat manajer Jerman itu pernah mengantar Borussia Dortmund meraih sukses besar dengan mematahkan dominasi Bayern Munich di Bundesliga dan maju ke final Liga Champions.

Tengah pekan ini, Liverpool akan memulai kiprahnya di Piala Liga 2017/2018 dengan menghadapi Leicester City. Liverpool akan menseriusi kompetisi tersebut.

“Tingkat kepentingannya sama seperti sebelumnya. Fokus 100 persen di pertandingan itu. Ini adalah kompetisi besar, saya tidak peduli bagaimana orangorang memandangnya,” Klopp mencetuskan di Independent.

“Saya tidak yakin apakah ada tekanan pada kami. Saya tidak merasakan tekanan. Saya merasakan kesempatan, peluang untuk melakukan sesuatu yang sangat baik. Saya memang punya tekanan, tapi tekanan itu tidak lebih besar daripada tekanan yang saya tentukan untuk diri sendiri.”

Liverpool menatap pertandingan melawan Leicester dengan rangkaian hasil buruk di level domestik. Sejak menghajar Arsenal, Liverpool digasak Manchester City 05 dan diimbangi Burnley 11 di Premier League.

“Saya tidak senang dengan situasi kami, tapi saya tahu mengapa begitu. Kami tahu bahwa kami adalah tim tangguh dan karena itu kami mesti sukses. Itu yang sedang kami kerjakan,” Klopp menambahkan.