Buruknya Hasil Tandang Arsenal, Khususnya di Markas Chelsea

Arsenal akan berusaha bangkit dari kecenderungan hasil buruk di laga tandang. Repotnya, The Gunners juga tak oke di markas Chelsea yang akan disambangi.

Dari empat pertandingan yang sudah dijalani Arsenal di Premier League 2017/2018 sejauh ini, dua di antaranya adalah berupa laga tandang. Arsenal kalah di kedua laga tersebut; 01 di markas Stoke City, 04 di kandang Liverpool.

Hasil tersebut melanjutkan kecenderungan buruk Gudang Peluru saat tampil di kandang lawan. Secara spesifik, hasilhasil buruk di laga tandang itu sendiri terpicu saat kalah 12 di markas Everton pada 14 Desember 2016 lalu.

“Tahun lalu, sebelum kalah di markas Everton, kami sempat tidak pernah kalah di laga tandang selama nyaris satu tahun,” kata Manajer Arsenal Arsene Wenger seperti dilansir Express.

“Setelah itu kami kalah di markas Manchester City. Memang benar itu sudah memberi kami masalah kepercayaan diri di laga tandang,” ucapnya melanjutkan.

Termasuk kekalahan di markas Everton tersebut, Arsenal kini sudah menjalani 14 laga tandang terakhirnya di Premier League dengan rincian hasil empat kemenangan, sekali seri, dan sembilan kali kalah.

Artinya pula, cuma 13 poin yang bisa direguk skuat Wenger dalam lagalaga lawatannya itu. Padahal ada maksimal 42 poin yang bisa mereka raih dalam kurun waktu tersebut.

Arsenal jelas tak puas. Wenger pun menegaskan ingin segera balik ke jalur positif. “Itu cuma perkara seberapa besar tekad Anda. Ini mengenai sepakbola. Itu justru memberi kesempatan bagus untuk memperlihatkan tekad itu dan kami mampu melakukannya.”

Yang menjadi masalah adalah, usaha membenahi hasil tandang itu justru terjadi di ambang lawatan ke kandang Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (17/9/2017). Arsenal belum pernah lagi bisa membawa poin penuh dari markas Chelsea selepas kemenangan 53 pada 29 Oktober 2011.

Semenjak laga tersebut, Chelsea sebaliknya justru sudah merangkai lima kemenangan beruntun di Premier League ketika menjamu Arsenal (21 pada 2012/2013, 60 pada 2013/2014, 20 pada 2014/2015, 20 pada 2015/2016, dan 31 pada musim lalu).

Jika gagal mengalahkan Chelsea akhir pekan ini Arsenal pun akan kembali mengawali sebuah musim dengan menelan tiga kekalahan tandang secara berturutturut, setelah kali terakhir melakukannya pada 1954.

Tantangan buat Alexandre Lacazette cs jadi terasa kian menjulang karena adanya sebuah catatan lain: Arsenal cuma meraih tiga kemenangan dari 26 partai lawatan melawan timtim enam besar.