Isu Konflik Messi-Sampaoli Guncang Timnas Argentina

Posisi Argentina dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL sedang berada di ujung tanduk. Mereka berada di peringkat lima atau zona playoff, dengan koleksi 23 poin.

Koleksi poin mereka sama dengan Chile, yang ada di posisi empat atau zona otomatis lolos ke Piala Dunia. Hanya saja, Argentina kalah selisih gol dari Chile.

 Pada Selasa 5 September 2017 atau Rabu pagi WIB, Argentina berpeluang menyodok ke peringkat empat. Mereka harus menghadapi Venezuela saat Chile bertandang ke La Paz, Bolivia.

Sayangnya, jelang duel tersebut, Argentina dihantam isu yang tak sedap. Rumor yang berkembang, ada konflik internal di skuat Argentina. Itu melibatkan sang megabintang, Lionel Messi, dan pelatih Jorge Sampaoli.

Isu ini berkembang usai Argentina ditahan imbang tanpa gol oleh Uruguay, pekan lalu. Usai laga, Sampaoli menyanjung performa Messi.

Di saat bersamaan, eks pelatih Chile itu menyinggung peran Messi yang tak efektif. Komentar tersebut tentu menimbulkan spekulasi di berbagai kalangan.

Banyak yang menduga, hubungan antara Messi dan Sampaoli sebenarnya tak terlalu baik. Terkait hal ini, Sampaoli pun angkat bicara.

“Kita hidup di dalam lingkungan di mana, kapan, sebuah kebohongan diucapkan ribuan kali dan menjadi kenyataan. Messi sangat berperan dalam skuat Argentina untuk bisa lolos ke Piala Dunia. Sulit menyingkirkan ketergantungan terhadap Messi,” kata Sampaoli dilansir Soccerway.

“Pemain seperti Ever Banega adalah pembuka ruang yang hebat, memberikan Messi peluang masuk ke dalam area lawan. Ada juga kerja sama antara Leo dan Di Maria, Banega serta Leo. Kami bekerja dengan Leo dan Dybala, juga Leo serta Mauro Icardi,” lanjutnya.