Masalah Spurs Bukan Wembley, tapi Mentalitas

Tottenham Hotspur tak pernah menang pada dua laga kandangnya di Wembley musim ini. Tapi, Spurs menolak mengambinghitamkan Wembley dan menyebut masalah mereka ada pada mentalitas.

Spurs terpaksa bermarkas di Wembley pada musim ini. The Lilywhites harus meninggalkan White Hart Lane, yang sudah dihancurkan sebagai bagian dari pembangunan stadion baru mereka.

Dengan bermarkas di Wembley yang punya kapasitas besar, Spurs sebenarnya bisa mendatangkan suporter dalam jumlah lebih banyak. Namun, banyaknya jumlah suporter rupanya tak berbanding lurus dengan hasil yang mereka raih.

Spurs gagal menang dalam dua laga Premier League di Wembley pada musim ini. Mereka dikalahkan Chelsea 12 kemudian ditahan imbang Burnley 11. Sebaliknya, ketika menjalani laga tandang, mereka menang 20 atas Newcastle United.

Bek Spurs, Toby Alderweireld, tak percaya hasil mengecewakan yang didapat timnya berkaitan dengan Wembley.

“Saya tak setuju karena kalau kami mencetak gol dan skornya 20 atau 30, itu adalah pertandingan bagus buat kami. Ini mirip dengan saat melawan Chelsea, kami juga bermain bagus, jadi saya tak percaya,” ujar Alderweireld di Sky Sports.

“Itu bukan laga mudah. Burnley kuat, mereka bertahan di sepanjang laga, mereka menyerang balik, juga memanfaatkan bolabola mati. Setiap bola masuk ke kotak penalti,” tambah bek asal Belgia itu.

“Namun, dalam lagalaga ini kami harus menuntaskannya, kami harus pintar,” kata Alderweireld.

Manajer Spurs, Mauricio Pochettino, lebih menyoroti mentalitas timnya ketimbang Wembley sebagai kandang timnya.

“Memang benar masih terlalu awal untuk menganalisis apa yang akan terjadi pada masa mendatang karena musim lalu setelah tiga atau empat laga Anda tak akan pernah mengatakan Chelsea akan menjadi juara. Itulah kenapa dalam sepakbola Anda harus berusaha bekerja keras untuk membenahi masalah dan terlihat jelas kami harus memperbaiki dan meningkatkan level mental kami dan jadi lebih tangguh,” ujar Pochettino.

“Ini tak ada hubungannya dengan Wembley. Ini bukan masalah Wembley. Dalam sepakbola, jika Anda tidak berkonsentrasi dan fokus, kadangkadang ketika Anda sedikit lelah dan tidak 100 persen, Anda kemasukan atau memberi kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol,” katanya.