Punya Mane, Liverpool Disarankan Jual Coutinho

Liverpool disarankan tak menahan lagi Philippe Coutinho dan melepasnya ke Barcelona. Sebab, The Reds punya Sadio Mane yang lebih oke.

Masa depan Coutinho masih terus dispekulasikan sampai saat ini. Sebab Liverpool masih terus menolak tawaran Barcelona yang sudah tiga kali masuk ke meja mereka.

Bahkan kabarnya Los Cules siap mengajukan yang keempat karena merasa Coutinho sudah tak betah lagi berseragam merahmerah dan hanya ingin pindah ke Camp Nou. Hal ini lantas membuat Liverpool menyimpan terus Coutinho hingga bursa transfer ditutup 31 Agustus mendatang.

Dengan dalih kondisinya belum fit karena cedera, Coutinho sudah absen di tiga laga awal Liverpool musim ini. Meski itu dilakukan demi menjaga keharmonisan tim.

Terkait saga transfer Coutinho saat ini, Graeme Souness menyarankan mantan klubnya itu untuk melepas saja pemain Brasil itu ke Barca yang siap membeli dengan harga 130 juta pound sterling.
“Kebanyakan pemain pada akhirnya akan mendapat yang mereka mau dan dengan uang sebanyak itu, saya tidak akan ragu menerimanya” ujar Souness yang memenangi tiga kali Piala Champions bersama Liverpool.

“Anda tidak bisa menolak uang sebanyak itu. Apakah dia sebagus itu? Dengan uang sebanyak itu, Anda ingin pemain yang bisa mengubah jalannya laga, membuat perbedaan di lagalaga besar, dan saya tidak melihatnya seperti itu,” sambung pemain Liverpool era 80an itu kepada talkSPORT.

“Memang dia pesepakbola yang menghibur, dia lengket dengan bola, dia mampu mengecoh lawan, dia mampu mencetak banyak gol indah, tapi saya tidak akan menolak uang sebanyak itu di level seperti ini. Saya tidak melihat dia akan sehebat Suarez atau Neymar.”

Terkait pernyataannya tersebut, Souness menyebut Liverpool tak usah khawatir kehilangan Coutinho karena sudah punya Mane yang dianggap lebih aktraktif dan produktif. Coutinho bahkan disebut kerap tak bertaji di laga big match.
“Tentunya Sadio Mane (pemain Liverpool paling berpengaruh). Coutinho cuma enam, tujuh gol per musim. Apakah dia bisa mencuat di lagalaga besar? Bagiku, Mane yang terpenting,” demikian Souness.