Pochettino: Spurs Tak Layak Kalah

Meski dominan, Tottenham Hotspur dipermalukan Chelsea 12. Manajer Tottenham Mauricio Pochettino kecewa karena merasa timnya tidak layak menelan kekalahan.

Menjamu Chelsea di Wembley, Minggu (20/8/2017), Spurs tidak mampu mencetak gol kendati memiliki 68% ball possession dan 18 percobaan (6 mengarah ke gawang). Satusatunya gol tim tuan rumah terlahir dari gol bunuh diri pemain lawan Michy Batshuayi di babak kedua.

Spurs tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat tendangan bebas Marcos Alonso. Usai kebobolan, Spurs meningkatkan serangannya dan mampu menciptakan sejumlah peluang, termasuk saat tembakan Harry Kane menerpa tiang gawang.
Usai pertandingan dalam kedudukan 11 di babak kedua, Alonso membuktikan kembali menjadi mimpi buruk Spurs. Dua menit jelang waktu normal berakhir, wingback Spanyol ini mencetak gol keduanya untuk memenangkan Chelsea.

“Saya kecewa karena kami pantas mendapatkan hasil lebih baik tapi mereka (Chelsa) benarbenar akurat dengan dua tembakan ke arah gawang dan mencetak dua gol,” ucap Pochettino kepada BBC Sport.

“Kami mendominasi dan kami lebih baik. Tapi kalau Anda tidak akurat, Anda bisa kalah seperti hari ini.”

“Kami selangkah lebih maju daripada musim lalu. Kami jauh lebih baik di setiap aspek permainan tadi daripada Chelsea, mereka cuma akurat saja. Saya tidak frustrasi atau marah, saya senang dengan penampilan para pemain. Kami sudah bekerja keras, toh masih ada banyak pertandingan lagi.”

Tottenham kini mengumpulkan tiga angka dari dua pertandingan pertama. Di pertandingan berikutnya, Spurs masih akan melakoni laga kandang dengan melawan Burnley.