Palace Tak Lagi Meneror Liverpool di Anfield

Liverpool mengalahkan Crystal Palace di Anfield akhir pekan ini. Hasil itu menyudahi teror The Eagles di kandang The Reds dalam tiga musim terakhir.

Pada laga pekan kedua Premier League, Sabtu (19/8/2017) malam WIB, Liverpool kesulitan menembus ketatnya pertahanan Palace sejak babak pertama. Padahal Liverpool punya total 18 attempts sepanjang 90 menit dengan 12 mengarah ke gawang.

Sementara itu, Palace hanya diberi sekali kesempatan menembak ke gawang dari tiga attempts. Wajar saja Liverpool merasa frustrasi hingga akhirnya Sadio Mane memecah kebuntuan di menit ke73.

Gol tunggal Mane itu bertahan hingga pertandingan usai dan Liverpool meraih kemenangan pertamanya musim ini. Tak cuma itu, tiga poin ini juga mengakhiri rentetan tiga kemenangan beruntun Palace di Anfield.

Sejak kalah 03 di musim 2013/2014, Palace selalu pulang dari kandang Liverpool dengan kemenangan yakni lewat skor 12, 13, dan terakhir 12 musim lalu.

“Kemenangan yang sulit. Kami harusnya bisa bermain lebih tenang di babak pertama. Kami bertahan sangat brilian dan menguasai bola nyaris sepanjang laga rasarasanya 85 persen. Anda harus membuat keputusan yang tepat dan kami tidak melakukan itu di babak pertama. Kami harusnya bisa menuntaskan peluang lebih banyak tapi kami akhirnya mendapat momen itu,” ujar manajer Liverpool, Juergen Klopp, seperti dikutip BBC.

“Kami lebih baik di babak kedua dan saya senang dengan gol itu karena itu bukan operan 12 terbaik kami di laga itu. Gol yang bagus dan kami pantas mendapatkannya,” lanjutnya.

“Ketika unggul 10 kami lebih mudah mengalirkan bola. Kami bisa saja menuntaskan laga lebih awal, tapi kami gagal. Itu menggambarkan pertandingan ini,” tutupnya.