Mempertanyakan Kans Chelsea Pertahankan Gelar Premier League

Usai jadi juara musim lalu, Chelsea menjalani musim panas yang tidak ideal. Kebijakan transfer mereka dikritik, hasil laga ujicoba juga tak oke. Bisakah The Blues mempertahankan mahkotanya?

Ada beberapa faktor yang patut disorot terkait upaya Chelsea mempertahankan gelar juara Premier League.

Yang pertama adalah aktivitas transfer Chelsea. The Blues dikritik karena keputusannya merombak skuat untuk musim depan.

Chelsea menghabiskan dana sebesar 127 juta pound sterling di bursa transfer musim panas ini. Tiga pemain baru didatangkan yakni bek Antonio Ruediger, gelandang Timoue Bakayoko dan striker Alvaro Morata.

Sementara yang dilepas adalah Nemanja Matic dan Diego Costa. Matic resmi dijual ke Manchester United, sementara Costa, yang tidak masuk dalam rencana Antonio Conte musim depan, masih berusaha mencari klub baru.

Chelsea dikritik lantaran melepas dua pemain tersebut. Keduanya berperan penting dalam kesuksesan merajai Premier League 2016/2017. Jumlah skuat Chelsea juga jadi terbilang minim. Mereka cuma punya 23 pemain, dengan 17 pemain senior dan sisanya junior macam Charly Musonda, Lewis Baker, Jeremie Boga, Kyle Scott dan Andrea Christensen.

Skuat yang kurang dalam tersebut dikritik Frank Lampard. Topskorer sepanjang masa The Blues itu menyebut Antonio Conte masih membutuhkan banyak pemain, mengingat mereka juga akan tampil di Liga Champions.

Di laga pramusim, penampilan Chelsea pun jadi terlihat kurang memuaskan. Mereka menelan dua kekalahan dari tiga laga yang digelar.

Chelsea membuka laga pramusim menghajar Arsenal 30, kemudian menelan kekalahan beruntun di dua laga International Champions Cup 2017; 23 vs Bayern Munich dan 12 vs Inter Milan.

Hasil minor itu berlanjut ketika Chelsea menghadapi Arsenal lagi di ajang Community Shield 2017/2018. Gary Cahill dkk. tumbang via adu penalti 14 setelah berimbang 11 di waktu normal.

Morata menjadi salah satu pemain yang cukup disorot selama pramusim. Bagaimana tidak, didatangkan dengan banderol 70 juta pound sterling (Rp 1,2 triliun) dari Real Madrid, belum ada gol dari kakikakinya selama pramusim.

Alvaro Morata dinilai belum menunjukkan potensinya di Chelsea Foto: Thananuwat Srirasant/Getty Images for ICC

Morata sedianya bukan striker yang benarbenar diincar Chelsea. Awalnya mereka mendekati Romelu Lukaku, namun belakangan Manchester United yang mendapatkannya, sehingga striker asal Spanyol yang didatangkan.

Morata pun diprediksi bakal kesulitan di Premier League. Conte mengakui kalau pemain barunya memang butuh waktu beradaptasi. Sementara Ruediger masih belum teruji benar, dan Bakayoko bahkan belum bisa dilihat penampilannya lantaran masih cedera.

Selain masalahmasalah di atas, Conte juga harus memutar otak soal taktik musim depan. Formasi 352 tentu sudah jadi hal yang tak asing di Liga Inggris sejak diterapkannya musim lalu.

Skema tiga bek Chelsea sudah sangat terbaca, dengan banyak tim juga mulai menerapkannya. Mulai dari Tottenham Hotspur, Arsenal, hingga MU belakangan mulai belajar bermain dengan formasi tiga bek sejajar.

Dengan skuat yang minim dan rekrutan yang belum maksimal, tentu Chelsea masih punya pekerjaan rumah besar menjelang musim 2017/2018. Chelsea juga harus ingat kalau mereka bisa menjuarai Premier League musim lalu karena fokus mereka tidak terbagi ke Eropa. Sementara di musim ini Si Biru kembali ke Liga Champions.