Lacazette Bisa Berdampak Besar untuk Arsenal, tapi Rotasi Juga Dinilai Penting

Thierry Henry berharap Alexandre Lacazette menjalani musim perdana yang impresif di Arsenal. Tapi dia juga percaya opsiopsi di lini serang akan krusial.

Lacazette dibeli Arsenal di musim ini dengan nilai kabarnya mencapai 46,5 juta pound sterling, yang memecahkan rekor klub. Dia diharapkan jadi andalan baru di lini depan The Gunners.

Musim lalu penyerang 26 tahun ini membuktikan ketajamannya di Liga Prancis dengan bikin 28 gol dari 30 penampilan. Itu adalah musim ketiga Lacazette secara berturutturut di mana dia mencetak lebih dari 20 gol semusim di liga.

Tantangan di Inggris diakui Henry akan berbeda dan menjadi tantangan untuk juniornya di tim nasional Prancis itu. Tapi mempertimbangkan komposisi skuat Arsenal yang juga lebih baik dari Lyon, klub Lacazette sebelumnya, Henry merasa takkan ada masalah berarti.

“Dia melakukannya di Liga Prancis dan orangorang mungkin bilang itu liga yang berbeda. Tapi, dengan rasa hormat untuk Lyon, dia juga akan bermain dengan para pemain yang lebih baik. Saya mendukungnya untuk menjalani musim yang bagus,” Henry berbicara kepada Sky Sports.

“Tapi rotasi akan jadi kunci. Terkadang Anda akan memerlukan (Olivier) Giroud atau bahkan (Alexis) Sanchez di posisi penyerang tengah dan terkadang Anda akan butuh (Danny) Welbeck atau (Theo) Walcott, siapapun yang akan memberikan dampak,” dia menambahkan.

Rotasi ini diperlukan untuk menghadapi lawan dengan karakter berbedabeda. Giroud misalnya, bisa diandalkan untuk mengatasi kebuntuan lewat bolabola atas.

Henry juga cukup heran dengan situasi terkait Lacazette dan Giroud, di mana keduanya bisa punya peran yang bertolak belakang antara di tim nasional dan klub.

“Lacazette punya permainan yang berbeda dengan Giroud, yang mana saya rasa itu bagus karena Anda perlu tipetipe penyerang yang berbedabeda,” Henry mengungkapkan.

“Ironis jika Anda memikirkan bahwa Giroud jadi starter untuk Prancis dan Lacazette adalah penggantinya, dan tampaknya di level klub sepertinya Giroud yang justru akan jadi pengganti. Saya tak tahu apakah itu pernah terjadi di sejarah permainan ini.”