Lini Belakang bak Duri dalam Daging untuk Liverpool

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengaku puas dengan kekuatan lini belakangnya saat ini. Pertanda tak ada kedatangan bek baru lagi musim panas ini?

Liverpool boleh dikatakan punya barisan depan yang menakutkan ketika musim lalu mereka jadi salah satu lima tim tertajam di Premier League, dengan torehan lebih dari 70 gol per musim. Kombinasi Roberto Firmino, Sadio Mane, Philippe Coutinho, dan Adam Lallana begitu menakutkan.

Ditambah lagi kedatangan Mohamed Salah yang bakal membuat lini serang Liverpool begitu dahsyat. Tak cuma tajam, para pemain itu punya kecepatan yang bisa bikin lini belakang lawan kocarkocir.

Tapi bicara lini depan Liverpool tak lengkap tanpa menyebut lini belakang tim ini yang sayangnya… berbeda jauh bak langit dan bumi. Ketajaman lini serang Si Merah tak dibarengi kokohnya lini belakang.

Sejak musim 2010/2011, tak pernah kurang dari 40 gol bersarang di gawang Liverpool meski sudah mendatangkan kiperkiper macam Pepe Reina, Simon Mignolet, dan kini Loris Karius. Problem akut di lini belakang seperti tak terpecahkan.

Bahkan saat jadi runnerup di musim 2013/2014, Liverpool kebobolan 50 gol meski berhasil mencetak 102 gol. Terakhir kali gawang anakanak Merseyside Merah kebobolan di bawah 40 gol adalah di musim 2009/2010, musim terakhir Rafael Benitez dengan 35 gol.

Padahal selama dilatih Benitez sejak musim 2004/2005, gawang Liverpool ratarata cuma kebobolan 30 gol per musim meski secara produktivitas tidaklah mengagumkan, dengan ratarata hanya sekitar 50an gol per musim.

Masalah ini yang lantas harus dipecahkan Klopp menjelang musim 2017/2018 dimulai. Tentunya Liverpool tak ingin masalah akut ini kembali terulang meski potensi ke arah sana masih sangat besar terkait aktivitas mereka di bursa transfer saat ini.

Dari tiga pemain yang didatangkan, cuma Andy Robertson yang berposisi pemain belakang. Tapi bek kiri yang dibeli dari Hull City itu tentu tak cukup untuk membuat barisan belakang Liverpool lebih solid.

Dari deretan bek yang ada dimiliki Liverpool saat ini, cuma Joel Matip dan Nathaniel Clyne yang dianggap mumpuni. Sisanya namanama seperti Alberto Moreno, Joe Gomez, Dejan Lovren, Jon Flanagan, Ragnar Klavan, dan Trent AlexandreArnold, belumlah cukup.

Liverpool memang masih punya Mamadou Sakho yang sebenarnya punya kualitas oke untuk mengawal pertahanan mereka, tapi bek asal Prancis itu sudah dibekukan statusnya dan tinggal menunggu dijual saja.

Di tengah masalah lini belakang yang belum ketemu obatnya, Liverpool dikabarkan mundur perlahanlahan dari perburuan bek Southampton, Virgil van Dijk, yang sebelumnya kuat diisukan akan gabung ke sana dengan banderol 65 juta pound sterling.

Sampai saat ini Southampton masih sakit hati atas pendekatan ilegal yang dilakukan Liverpool beberapa waktu lalu. Apalagi Klopp sendiri nyatanya tak begitu ngotot lagi mengejar Van Dijk dan mengaku puas dengan stok pemain belakangnya saat ini.

“Coba lihat di luar sana dan katakan pada saya, lima bek yang bisa membuat pertahanan kami lebih bagus. Lima. Lalu silakan ambil hadiahnya. Sangat sulit mencarinya,” ujar Klopp di Soccernet.

“Kami sudah punya empat bek tengah. Saya rasa kami tidak butuh lagi. Untuk saat ini sudah oke. Kami masih punya waktu hingga 31 Agustus. Kami tidak bisa memaksakan apapun dan kami tidak akan membeli bek karena kami ingin,” sambungnya.

“Kami membeli karena butuh, kami membutuhkan itu, tapi Anda tidak bisa membeli semuanya. Itu tidak akan berhasil. Saya sendiri tak begitu memusingkan masalah di pertahanan.”