De Bruyne: City Memang Butuh Belanja Besar

Kevin De Bruyne membela belanja jorjoran yang dilakukan Manchester City. Menurutnya, belanja besar memang perlu dilakukan City untuk menjaga daya saing.

City gagal meraih satu pun trofi di musim lalu setelah hanya finis ketiga di Premier League. Sementara di Liga Champions, langkah The Citizens terhenti di babak 16 besar.

Menatap musim baru, City sudah mendatangkan lima pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Belanja City didominasi oleh pemain belakang dengan tiga bek dan satu penjaga gawang.

Benjamin Mendy jadi rekrutan termahal dengan nilai mencapai 52 juta pound. Sementara saat mendatangkan Ederson dari Benfica, City mengeluarkan dana 43 juta pound yang menjadi rekor transfer penjaga gawang.
Jika ditotal, pengeluaran City sudah menyentuh angka 221 juta pound (Rp 3,8 triliun). Angka tersebut jadi rekor dunia baru.

De Bruyne meyakini City mengambil langkah tepat dengan belanja besarbesaran. Menurut De Bruyne, City memang perlu belanja agar bisa bersaing di semua level.

“Begitulah bursa berjalan. Ada banyak uang (yang keluar), tapi juga ada banyak uang yang masuk,” ujar De Bruyne kepada Manchester Evening News seperti dilansir Soccerway.

“Siapa yang bisa bilang menghabiskan 200 juta pound itu normal? Itu tidak norma. Tapi melihat bagaimana liga dan sepakbola saat ini berjalan, itu adalah harga yang normal.”

“Jelas itu adalah uang yang banyak, tapi itu adalah sesuatu yang kami butuhkan. Pemasukan yang klub dapatkan akan lebih dari 200 juta pound,” katanya.