Usaha City Meremajakan Skuatnya

Manchester City bergerak cukup aktif di bursa transfer musim panas ini. Aktivitas transfer yang mereka lakukan bertujuan untuk merombak skuat yang mulai menua.

City jadi salah satu tim dengan rataan usia tertua di Premier League musim lalu. Dengan ratarata usia 28,9 tahun, skuat City cuma kalah dari Stoke City (29,3 tahun), Watford (29,6 tahun), dan West Bromwich Albion (30 tahun).

Perombakan pun dilakukan City di bursa transfer musim panas ini. Mereka yang sudah senior dilepas, digantikan oleh pemainpemain baru yang berusia masih relatif muda.

Dari deretan pemain yang dilepas, terdapat namanama seperti Aleksandar Kolarov (31 tahun), Nolito (30 tahun), Pablo Zabaleta (32 tahun), Willy Caballero (35 tahun), Jesus Navas (31 tahun), dan Gael Clichy (31 tahun). Joe Hart yang sudah berumur 30 tahun pun dipinjamkan ke West Ham United.

City kemudian merekrut Ederson (23 tahun) untuk mengisi posisi penjaga gawang. Mereka juga mendatangkan Kyle Walker (27 tahun), Danilo (26 tahun), Bernardo Silva (22 tahun), dan Benjamin Mendy (23 tahun).

Menurut data transfermarkt.com, rataan skuat City untuk musim 2017/2018 adalah 25,8 tahun. Claudio Bravo dan Yaya Toure menjadi pemain paling senior dengan usia 34 tahun.

Aktivitas transfer City di musim panas ini diakui Pep Guardiola memang bertujuan untuk meremajakan skuatnya. Dia ingin skuat saat ini bertahan lama.

“Soal pendekatan musim ini, kami belum berubah. Tentu kami dinilai berdasarkan gelar juara tapi kami melakukan kerja bagus tahun lalu,” ujar Guardiola seperti dilansir situs resmi klub.

“Kami merombak pemain karena skuat semakin menua. Kami melakukan perombakan bukan cuma untuk jangka pendek tapi empat, lima, enam tahun ke depan,” katanya menambahkan.