Para Pemain MU Kesulitan Memainkan Laga di Dataran Tinggi

Manchester United tak bermain maksimal saat memetik kemenangan atas Real Salt Lake. Menjalani laga di dataran tinggi disebut menjadi hambatan.

Bermain di Rio Tinto Stadium, Utah, Selasa (19/7/2017) pagi WIB, The Red Devils memetik kemenangan dengan skor akhir 21. Tim yang di asuh Jose Mourinho itu ketinggalan lebih dulu akibat gol Luis Silva.

MU memastikan kemenangan atas Real Salt Lake berkat gol yang dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan dan Romelu Lukaku.

Bermain di stadion dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ternyata mempunyai perbedaan yang cukup signfikan buat para pemain Setan Merah. Hal itu seperti diungkapan sang manajer, Mourinho.

Meski agak mengalami hambatan, MU dicatat Sky Sports mampu menguasai pertandingan dengan catatan 58,2 persen penguasaan bola, 11 kali melepaskan tembakan, tiga mencapai sasaran.

“Para pemain bilang sangat sulit. Sulit untuk bernapas, sulit untuk berpikir. Saya tahu bahwa ada perbedaan bermain di daerah tinggi, tapi saya tak pernah merasakan karena saya tak pernah memainkan laga di sana,” kata Mouriho di situs resmi MU.

“Itu merupakan pengalaman yang cukup sulit untuk mereka. Jadi, kualitasnya tak terlalu tinggi, intensitas kami tak terlalu tinggi. Tapi ini merupakan pengalaman bagus, dan kami bisa bermain, itulah hal yang terpenting,” imbuh Mourinho.