Nistelrooy Nilai Teknik Lukaku Oke, Tinggal Asah Mental

Manchester Ruud van Nistelrooy memuji langkah Manchester United merekrut Romelu Lukaku. Dia bilang Lukaku hanya butuh mengasah mentalnya bersama tim sebesar MU.

Lukaku didatangkan dari Everton ke MU dengan nilai transfer sebesar 75 juta euro. Tak butuh waktu lama, Lukaku langsung memberikan pembuktian. Pemain internasional Belgia itu membuat dua gol dalam dua pertandingan International Champions Cup (ICC).

Van Nisterlrooy, yang mencetak 150 gol dalam 2019 pertandingan semasa bersamasama MU dan pensiun pada 2006, optimistis Lukaku bisa menjadi pembeda untuk Setan Merah nantinya. Dia berharap Lukaku berhasil mencuri hati fans MU.

“Saya masih ingat saat menghadapi Romelu Lukaku. Waktu itu saya bermain untuk Hamburg, sedangkan dia bersamasama Anderlecht dalam pertandingan Liga Europa,” kata Nistelrooy seperti dikuti situs resmi klub.

“Saya terkesan dengan kemampuan fisiknya dan kebugaran dia, juga sentuhan bolanya. Keinginan dia untuk sukses luar biasa besar, dia tak pernah menyerah, dan mau terus bertarung. Saya sudah terkesan dengan dia bahkan saat dia masih begitu muda.”

“Dia sangat kuat. Saya rasa dia salah satu seorang pemain nomor sembilan sejati, seperti Harry Kane di Tottenham. Mereka centre forward yang juga mampu mencetak gol saat sedang membangun serangan. Romelu sangat kuat dalam penguasaan bola sekaligus mengontrolnya dan menyelesaikan peluang,” ucap pria 41 tahun itu.

Namun, teknik yang oke saja belum cukup untuk bermain bersama MU. Nistelrooy berpesan agar Lukaku juga memoles mental nanti.

“Dia sudah membuktikan kualitasnya bersama Everton. Tantangan dia saat ini adalah untuk membuat langkah baru bersama tim baru. Kondisinya berbeda saat kalian berbeda untuk United dan Everton,” ucap Nistelrooy.

“Tekanannya berbeda, so kalau dia mampu berkompromi dengan perbedaan itu, saya tak melihat ada masalah. Saya rasa bantuan dari para pemain lain juga bisa membantunya. Saya berharap dia mulai menunjukkan performanya mulai saat ini,” ujar pria yang menutup karier sepakbolanya di Malaga itu.